BPN, Life, Random Thoughts

Cerita Dari Seorang yang Tidak Pernah Mudik (Day 18)

Aku juga pingin tau rasanya mudik~

Flat lay of real estate concept
Source: https://freepik.com

Mudik adalah pulang ke kampung halaman. Mudik biasa dilakukan oleh para perantau saat momen lebaran atau libur panjang lainnya untuk melepaskan rasa rindu bersama keluarga dan orang-orang tercinta.

Dari sekian banyak cerita tentang pengalaman mudik di luar sana, disini aku akan menceritakan tentang kisahku, orang yang tak pernah merasakan mudik.

Jika mudik berarti pulang ke kampung halaman, maka itu berarti aku bukannya tidak pernah sama sekali merasakan mudik, karena beberapa tahun yang lalu saat kakek dan nenekku masih ada, saat lebaran aku selalu datang mengunjungi mereka. Namun hanya sebatas datang berkunjung, bukan pulang, bukan menginap ataupun tinggal selama beberapa hari. Itu karena rumah kakek nenekku hanya berbeda desa dengan rumah orang tuaku, yang bahkan jaraknya bisa ditempuh selama kurang dari 10 menit perjalanan menggunakan motor. Lucu ya?

Aku yang semenjak lahir tidak pernah benar-benar merantau sangat ingin tahu bagaimana rasanya rindu pada keluarga, bagaimana rasanya homesick, bagaimana rasanya berkumpul kembali bersama keluarga setelah berpisah dalam waktu yang lama. Mungkin terdengar aneh, kok bisa orang kepingin merasakan homesick.

Udahlah, merantau itu gak enak. Gimanapun rumahmu itu adalah yang terbaik.

Sering aku mendengar pernyataan seperti itu. Aku hanya bisa tersenyum. Itulah manusia, tak pernah merasa puas atas apa yang dimilikinya. Yang merantau ingin pulang, yang di rumah ingin merantau. Tak ada yang salah dari semua itu, sebab manusia akan selalu ingin mencoba apa yang belum mereka rasakan, dan akan selalu ingin memberi tahu rasa dari sesuatu yang sudah mereka alami lebih dahulu, asal jangan merasa lebih baik saja hanya karena sudah pernah merasakan sesuatu itu lebih dulu.

Aku ingin tahu rasanya mudik. Akan sebahagia apa itu saat kerinduan pada akhirnya sirna karena telah bertemu secara fisik? Akan sebahagia apa saat penantian pada rilisnya jadwal libur dan dengan tiket pulang yang sudah di tangan? Atau justru mungkin mudik bukanlah momen yang segitu istimewanya? Atau justru mudik hanya perjalanan melelahkan yang tak segitu worth it-nya?

 

 

#30HariKebaikanBPN

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.