Tolong Kembalikan Piring dan Gelas Kotormu

Lha wong aku sudah bayar kok, ngapain?illustrasi.jpg

Aku akan berbagi cerita tentang pengalaman di masa lalu.

Suatu hari saat aku masih bekerja di kedai kopi, seorang pelanggan mengembalikan piring dan gelas kotornya padaku. Itulah saat yang pada akhirnya mengubah sikapku ketika nongkrong di kafe.

Jujur sebagai pekerja aku sangat tersanjung dengan manner pelangganku tadi. Ia bisa saja membantu dengan mengumpulkan piring dan gelasnya di tengah meja, namun ternyata mbak yang baik hatinya tadi lebih memilih untuk mengembalikannya.

Mengembalikan piring dan gelas kotor bekas kita adalah sebuah hal sederhana yang bisa kita lakukan. Bahkan melakukan kebaikan seperti itu sama sekali tak akan membuat derajat kita di hadapan Tuhan menjadi turun -meski lain lagi jika di hadapan manusia-.

Pada dasarnya manusia akan merasa hatinya plong atau senang setelah mereka melakukan kebaikan. Contoh kecilnya adalah, pernahkah kalian mengingatkan seorang pengendara sepeda atau motor di jalan yang standar kendaraannya belum dinaikkan? Jika pernah, bagaimana rasanya? I don’t know about you, tapi kalau aku sih ada rasa senang-senangnya gitu.

Sejak saat itu aku menirukan cara mbak-mbak tadi, mengembalikan piring dan gelas kotorku pada pegawainya langsung (biasanya kukembalikan di kasir). Awalnya teman-teman sempat heran, dan seperti kebanyakan orang mereka bertanya “lah, ngapain?”. Aku pun kemudian hanya menjawab dengan santai “nggak papa, nggak ada salahnya juga kan?”.

Iya, tidak ada salahnya.

Sekarang aku malah senang melakukannya. Kadang senang juga saat temanku mau melakukannya juga. Kadang saat temanku bertanya kenapa, aku hanya menjawab “ya karena aku pernah jadi server, aku tau senangnya saat ada pelanggan yang bantuin kayak gini”. Ya, seperti itulah yang dulu pernah kurasakan.

Dan yang tak kalah bikin senang adalah melihat ekspresi pegawai kafe yang tersenyum saat aku mengembalikan piring dan gelas kotorku.

Jadi, jika sedang tidak ada halangan, apakah kalian mau mengembalikan piring dan gelas kotor bekas kalian pada petugasnya? Tenang, kalian tidak akan dipandang hina kok karena melakukan hal itu.

Seharusnya sih begitu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.